Thibaut Courtois menjadi pilihan pertama Jose Mourinho sebagai kiper Chelsea

Berita Bola DuniaBerita bola Paling jos baca berita boladunia.org ini Konflik Berlanjut, Thibaut Courtois menjadi pilihan pertama Jose Mourinho sebagai kiper Chelsea bola dunia adalah Berita terkini seputar sepak bola,  kusus mengulas tentang semua hal seputar sepak bola. prediksi paling jos, paling jitu Jadwal Prediksi hari ini, di bola dunia bisa di peroleh informasi prediksi Hari Ini, Jadwal terkini sepak bola, jadwal siaran langsung, dan yang lainnya seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Champions, Liga Eroupa dan tak ketinggalan Liga ISL. Terimakasih telah bergabung dengan boladunia.org, dan simak update terbaru hari ini.

Refleks dan Kecepatan Melompat Courtois Didapat dari Hobi Voli

London – Thibaut Courtois menjadi pilihan pertama Jose Mourinho sebagai kiper Chelsea musim ini setelah dia tampil gemilang di Atletico Madrid. Rupanya, kiper Belgiaitu terbantu dengan kebiasaan bermain voli di waktu kecil dan menjadi hobi dia saat ini.

Courtois berkontribusi besar dalam sukses Atletico menjadi juara La Liga dan finalis Liga Champions musim lalu. Penampilan oke itu membuat klub asal, Chelsea, memulangkannya. Courtois pun menjadi pilihan utama, menggeser Petr Cech di Chelsea. Sejauh ini dia sudah tampil selama 2.754 menit dalam 31 laga dari berbagai ajang yang diikuti The Blues. Dengan tinggi badan 199 centimeter, Courtois dinilai mempunyai kelebihan refleks dan mampu melompat dari posisi jongkok dengan cepat. Menurut Courtois kepiawaian itu tak datang tiba-tiba. Beberapa aspek penting yang menjadi kelebihan justru didapatkan dari hobi main voli. Kebetulan keluarga dia adalah para pemain voli top di Belgia. Malah ada yang menyebut jika keluarga mereka mempunyai lapangan voli di belakang rumah. Kakak Courtois, Valerie, adalah libero tim nasional voli Belgia yang juga tim Yellow Tiger yang tampil di liga Eropa voli. Courtois sudah mengenal voli sejak usia delapan tahun. “Aku memulai sepakbola sebagai bek kiri. Karena aku pernah bermain voli aku mempunyai reflek yang bagus dan aku terbiasa berjongkok lantas melompat,” kata Courtois seperti dikutip Daily Star. “Aku memenangkan penghargaan kiper dari beberapa turnamen makanya kemudian aku diprediksi bakal lebih bagus sebagai kiper ketimbang pemain bek. “Saat kami bermain 11 lawan 11 di sebuah lapangan, aku masih berusia sekitar 10 atau 11 tahun. Aku selalu dipasang sebagai kiper, tapi jika ada yang cedera aku bisa dipasang di posisi lain,” kenang dia. (dtc/fem) Sumber: detiksport

, Demikian berita terkini dari bola dunia simak selengkapnya dan ikuti berita selanjutnya, semoga anda mendapat manfaat dan keuntungan dari berita di atas terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *