Cerita Miris dari Ennio Tardini

Berita Bola DuniaBerita bola terkini Cerita Miris dari Ennio Tardini, bola dunia adalah sajian kusus mengulas tentang semua hal seputar sepak bola. di bola dunia bisa di peroleh informasi prediksi Hari Ini, Jadwal terkini sepak bola, jadwal siaran langsung, dan yang lainnya seputar Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, Liga Champions, Liga Eroupa dan tak ketinggalan Liga ISL. Terimakasih telah bergabung dengan boladunia.org, dan simak update terbaru hari ini.

Cerita Miris dari Ennio Tardini, Parma – Miris nian nasib Parma. Ditundanya pertandingan antara mereka melawan Udinese menguak cerita tidak mengenakkan terkait klub berjuluk Gialloblu tersebut.

Nasib Parma memang jauh lebih mengenaskan ketimbang berada di dasar klasemen Serie A. Dari 23 kali berlaga, tim besutan Roberto Donadoni itu baru mampu menang tiga kali. Sisanya, mereka kalah 18 kali dan imbang 2 kali.

Selain berada di dasar klasemen, ada masalah pelik lain yang membelit Parma, yakni masalah keuangan. Pertandingan mereka melawan Udinese yang sedianya digelar pada hari Minggu (22/2) besok di Ennio Tardini pun terpaksa ditunda karena masalah yang terakhir itu.

Usut punya usut, Parma tidak mampu membayar petugas keamanan atau mengeluarkan biaya yang terkait dengan keamanan pertandingan. Makin miris, Parma hanya mampu membayar listrik untuk pertandingan tersebut supaya lampu stadion tetap menyala kala laga berlangsung.

Imbasnya, kalaupun mau pertandingan tersebut tetap berlangsung, Parma hanya bisa menggelarnya tanpa penonton. Namun, pertandingan tersebut akhirnya diputuskan ditunda.

Sampai kapan pertandingan tersebut ditunda? Sampai saat ini, pihak FIGC maupun Serie A belum tahu kapan pertandingan tersebut bisa digelar.

Kini, muncul masalah baru. Football Italia menyebut bahwa Parma kesulitan untuk menyelesaikan satu musim kompetisi. Lalu, bagaimana jadinya jika Parma bangkrut di tengah jalan dan tidak mampu menyelesaikan kompetisi?

Jawabannya ada dua: Seandainya Parma bangkrut pada paruh pertama musim, maka hasil-hasil yang sudah mereka raih sebelumnya dihapuskan, termasuk pertandingan-pertandingan yang sudah mereka jalani.

Namun, seperti halnya sekarang, andai Parma bangkut di paruh kedua musim, maka hasil-hasil yang sudah mereka raih sebelumnya tetap dipertahankan. Dan setiap pertandingan berikutnya, di mana Parma tidak bisa bertanding, otomatis kemenangan akan diberikan kepada lawan dengan skor 3-0.

Contoh, andai Parma bangkrut dan tidak bisa melanjutkan musim sekarang, maka hasil 0-0 melawan AS Roma pada pekan ke-23 akan tetap diakui. Namun, pertandingan-pertandingan Parma berikutnya akan dinyatakan sebagai kemenangan 3-0 untuk pihak lawan.

Sampai saat ini, nasib Parma masih belum jelas. Beberapa kabar di Italia menyebutkan, Parma kini tinggal punya 40 ribu euro (sekitar Rp 585 juta) di rekening bank. Sementara, utang mereka dikabarkan mencapai 100 juta euro (sekitar Rp 1,4 triliun).(dtc/roz) Sumber: detiksport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *